Malangbong, 27 Agustus 2025 — SMP Negeri 4 Malangbong melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Utama jenjang SMP tahun 2025 pada tanggal 25 hingga 26 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa kelas VIII yang telah dipilih secara acak dan proporsional sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Pelaksanaan ANBK berlangsung selama dua hari dengan menggunakan daring, bertempat di laboratorium komputer sekolah. Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti tiga jenis asesmen, yaitu:
- Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) – untuk mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa.
- Survei Karakter – untuk mengetahui profil sikap, nilai, dan kebiasaan siswa yang mencerminkan karakter pelajar Pancasila.
- Survei Lingkungan Belajar – untuk mengukur aspek-aspek lingkungan belajar yang memengaruhi proses pembelajaran.
Pentingnya ANBK untuk Perbaikan Sistem Pendidikan
Berbeda dari ujian nasional yang menilai hasil belajar individu, ANBK berfokus pada pemetaan mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan dan daerah. Hasil asesmen ini tidak menentukan kelulusan siswa, melainkan menjadi dasar kebijakan perbaikan pendidikan berbasis data.
Kepala SMPN 4 Malangbong, Ibu Nenden Sri Rahayu Kurniawati,S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan ANBK tahun ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh warga sekolah.
“Alhamdulillah, ANBK tahun ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan kesempatan bagi sekolah kami untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai capaian pembelajaran dan suasana belajar di sekolah,” ujarnya.
Pihak sekolah juga memastikan bahwa seluruh infrastruktur, seperti perangkat komputer dan jaringan internet, dalam kondisi siap pakai.
Harapan dari Pelaksanaan ANBK Melalui hasil ANBK, pihak sekolah dapat memperoleh data yang lebih objektif sebagai dasar perbaikan kualitas pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Hasil asesmen ini juga akan digunakan oleh pemerintah daerah dan pusat untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.



Enan Nurjahana, S.Pd.
