Perpustakaan SMPN 4 Malangbong terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dalam mendukung kegiatan literasi siswa. Salah satu inovasi yang kini diterapkan adalah pemanfaatan SLiMS 9 (Senayan Library Management System) sebagai sarana peminjaman buku melalui perpustakaan digital. Kehadiran sistem ini memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses peminjaman, sehingga siswa dapat lebih cepat dan praktis mengakses koleksi yang tersedia.

Melalui SLiMS 9, siswa tidak hanya terbantu dalam menemukan buku yang dibutuhkan, tetapi juga dilatih untuk terbiasa menggunakan teknologi informasi dalam kegiatan belajar. Proses peminjaman buku dilakukan secara sederhana dengan tahapan sebagai berikut:

1. Login Akun : Siswa membuka akun SLiMS 9 dengan memasukkan ID dan password yang telah disediakan oleh pihak perpustakaan.

2. Menelusuri Katalog Buku : Setelah berhasil login, siswa dapat memilih koleksi buku melalui katalog digital. Setiap judul buku telah dilengkapi dengan informasi detail mengenai penulis, penerbit, hingga ketersediaan eksemplar.

3. Mencatat Kode Eksemplar : Siswa mencatat kode eksemplar dari buku yang ingin dipinjam sebagai data untuk pengajuan.

4. Mengirimkan Kode via WhatsApp : Kode eksemplar yang telah dicatat kemudian dikirimkan kepada pustakawan melalui WhatsApp.

5. Proses oleh Pustakawan : Pustakawan akan memproses permintaan tersebut. Buku yang diajukan akan segera disiapkan untuk dipinjam oleh siswa.

Manfaat Peminjaman Buku Digital

Dengan sistem ini, siswa tidak hanya dilatih untuk aktif mencari referensi belajar, tetapi juga lebih terbiasa menggunakan teknologi dalam kegiatan sehari-hari. Perpustakaan digital membantu Mempercepat layanan peminjaman, Mengurangi antrean di perpustakaan, Memberikan akses katalog yang lebih luas dan terstruktur, serta Membiasakan siswa memanfaatkan teknologi dalam kegiatan literasi.

Kegiatan ini tampak jelas dalam aktivitas siswa di perpustakaan SMPN 4 Malangbong. Mereka dengan semangat membuka katalog digital, mencatat kode buku, hingga mengirimkannya kepada petugas. Semangat ini menunjukkan bahwa literasi digital benar-benar memberi warna baru dalam dunia pendidikan.

Penulis : Cindi Ameliana